NZ Trip (1): Terbang ke Negeri Kiwi, Mampir di Negeri Kangguru
Tibalah saat yang dinanti-nantikan, dan bikin deg-degan itu.
Yaitu saat memulai perjalanan. Walaupun bukan pertama kalinya bepergian, tetapi
masih juga sering merasa deg-degan dan tidak bisa tidur. Berbagai perasaan
kadang bercampur aduk. Excited, senang, seru, bercampur sedih dan guilty juga,
karena meninggalkan yang kita tinggalkan. Pekerjaan, teman, rekan kerja, orang
tua, orang-orang terdekat.
Dalam perjalanan ke bandara biasanya masih tersisa di
pikiran urusan-urusan pekerjaan yang baru saja kita tinggalkan, hal-hal
keseharian, dll, tetapi, ketika tiba di bandara, dan ini salah satu hal yang
paling saya senangi, adalah ketika bertemu kembali dengan teman-teman jalanku
ini. I’m so lucky to have them.
Penerbangan Jakarta-Auckland memerlukan waktu 10-12 jam kalau
langsung. Di kasus kami, lebih dari 12 jam. Agak tricky menghitung lama
perjalanan dalam hal seperti ini. Belum lagi ditambah perbedaan waktu dan
transit. Mari kita hitung.
Pesawat Air Asia QZ 206 berangkat sekitar pukul 18.30 dari
Jakarta. Dua jam kemudian tiba di KL. Ada perbedaan waktu, jadi ketika tiba,
keluar dari pesawat dll sudah hampir pukul
22.00. Sekitar pukul 23.30 kami berangkat dari KL ke Sydney dengan Air Asia D7
222. Tidak banyak waktu yang kita miliki di bandara KL yang cukup besar, dan
kita harus ke counter transfer dulu.
Air Asia D7 222 KL-Sydney menggunakan pesawat yang lebih
besar dibanding Air Asia QZ 206. Pesawatnya ada 3 deret, lama perjalanan 7 jam.
Dan, gak dapat makan tentu saja. Tempat duduknya saja kami terpisah-pisah. Saat
itu sudah tengah malam, semua penumpang menyiapkan posisi enak untuk tidur. Mau
jajan juga sudah malas.
Karena itu besok paginya pun pada kelaparan. Tanpa terasa
ketika tiba di Sydney sudah jam 9.45. (Ada perbedaan waktu lagi antara KL dan
Sydney, 2 jam) Keluar-keluar, urus imigrasi dll, sudah pukul 10.30. Di sini
sempat men-declare makanan kita (kacang) dan obat-obatan, ternyata oke tuh,
lolos.
Horeee.. masuk
Australia
Lega dan senang rasanya setelah melewati imigrasi dan custom
yang ramai, dan pemeriksaan yang cukup ketat, dan memasuki Australiaaaa…!!!
(for me, it’s the first time J) Cap Australia pun menempel di paspor… walaupun tidak
dengan visa, soalnya kami menggunakan visa transit.
Setiba di daratan, masing-masing memiliki kesibukan sendiri,
gue kelaperan dan butuh kopi, langsung mencari McD. Ada yang sibuk ke Vodafone
untuk memberi kehidupan pada HP-nya, ada yang ke toilet, dll.
Rasanya aneh juga. Bangun tidur (sepertinya ada tidur
walaupun tidak banyak, di pesawat) dan hari sudah siang. Saat itu sudah pukul
11 ketika kami makan di McD. Yah, paket breakfast McD udah gak ada.. L
Saya memesan cheese burger dan kopi, total sekitar 6 dolar Australia.
Di sini kami menitipkan koper (biaya 9 AUD per koper kalau
gak salah), dan naik airport train (32 AUD per person) menuju kota. Sydney,
here we comes…
![]() |
Sydney Airport Train |
Sydney Opera House
& Free Sydney CBD Shuttle 555
Kami turun di Circular Quay, dari sini kami berjalan hingga
Opera House, lalu ke Macquarie. We enjoyed walking in the park here, menyusuri
pantai dari Circular Quay, ke arah Opera House, dan seterusnya sampai
Macquarie. Siang itu panas, banyak orang berolahraga pada siang hari (mungkin
bagi kita aneh ada lari jam 12 siang), banyak juga yang bersantai di taman
dengan anak-anaknya, ada juga yang hanya membaca buku di taman sambil berjemur,
serta banyak burung camar di tepi laut memperindah pemandangan.
Kami terkagum-kagum dengan tamannya yang indah, terpelihara,
dengan pohon-pohon yang besar serta ada juga yang unik. Dari sana kami balik
lagi ke Circulay Quay untuk naik bus 555. Kami sudah mendengar bahwa bus 555
adalah bus gratis yang melewati CBD Sydney, berangkat setiap 10 menit,
melingkari pusat kota, dari Central Station ke Circular Quay. Di sini banyak
melewati obyek-obyek wisata populer di Sydney, karena itu merupakan pilihan
yang tepat bagi kami melewati beberapa jam yang kami miliki di Sydney.
![]() |
a Sydney afternoon on May |
Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 3 sore, sekitar jam
3.30 kami bergegas ke Central untuk naik kereta ke bandara. Sempat beli makanan
cepat di Central, Asian Food yang lagi sale, cuman 5 AUD, untuk dimakan di
bandara.
![]() |
makan dulu di airport Sydney |
Penerbangan dari Sydney ke Auckland dengan Jetstar berangkat
6.30 PM dan tiba 11.35 PM waktu Auckland. Lama perjalanan 3 jam, ditambah
perbedaan waktu 2 jam. Yuk, sekarang kita totalin. Jakarta-KL 2 jam +1,
KL-Sydney 7 jam +2, Sydney-Auckland 3 jam +2. Total waktu penerbangan 12 jam,
ditambah total perbedaan waktu antara Jakarta dan Auckland 5 jam. Ditambah
mampir ke Sydney sekitar 4-5 jam, gak terasa kita udah melalui 2 hari aja.
Berangkat tanggal 21 Mei sore, tiba tanggal 23 mei pagi. Such a long flight kan…
Karena perbedaan waktu kita kehilangan 5 jam, tapi jangan
khawatir, we’ll get it back later.
(bersambung)
Baca juga tulisan sebelumnya:
- Berkendera di New Zealand: Sewa Mobil atau Camper Van?
- Merencanakan Perjalanan ke New Zealand (Hal-hal yang Perlu diketahui)
- Merencanakan Perjalanan ke New Zealand (Hal-hal yang Perlu diketahui)
akhhh jadi pengen ikutannn jugaaaaaaaaaaaaaaaa...
ReplyDeleteHAhahaaaa.. ayuuuuukkk
ReplyDeleteKmrn dpt tkt ke new zealand brp yaa??
ReplyDelete